Jump To Top
BACK TO
TOP





Saya Ucapkan Selamat Datang Di GoKlik-Information Jelajahi Informasi disini karena banyak informasi menarik dan layak untuk anda baca Terima kasih telah berkunjung
News Update :

Mengenal Lebih jauh Sekolah Alternatif Qaryah Thayyibah


13549704181585294447
suwasana belajar di sekolah Qaryah Thayyibah
Go Klik-Info, Semua mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mendapatkan gelar sarjana pastilah mereka harus menyelesaikan karya ilmiah sebagai perwujudan keilmuan selama masa kuliah. Menyadari nilai pentingnya skripsi tersebut aku ingin menulis skripsi yang berbeda tidak sebatas penggugur kewajiban semata namun skripsi yang sesuwatu banged.
1354970743390575632
Belajar di Alam Sekitar
Berdasarkan tekad yang membara itulah akhirnya saya memutuskan menulis menyoal dunia pendidikan dari sisi yang berdeda bukan pendidikan yang tersistem, terseragam dan mahal, namun lebih dari itu sebuah pendidikan alternative yang membebaskan dan menyenangkan dalam proses belajarnya.
Mulailah aku berpetualang seru, berburu buku, berburu informasi dan berburu sekolah. Yup! Ketemu salah satu sekolah yang bersifat alternative namun sayang tempatnya jauh dari Solo “sekolah alam di Bandung, sekolah alam di semarang”. Wah, kalau jauh begini repot juga masa yang dekat-dekat sekitar solo tidak ada? Hais… untuk urusan berbeda ini tidak tau ujungnya bagaimana.
Ditemani Nisa dan Hana teman tergila seluruh dunia kami bertiga gentayangan dari satu perpustakaan ke perpustakaan lainnya UMY, UIN Jogja, Perpustakaan Kota Jogja, UIN Surakarta. Akhirnya aku menemukan inspirasi yang menjadi cikal bakal penulisan skripsiku tersebut, wah, bakal keren sepertinya.
Tanpa sengaja dan tiba-tiba aku menemukan buku profil sekolah alternative dan keren dan kabar gembiranya lagi adalah lokasi sekolahan tersebut di Salatiga. Ini lebih baik, ketimbang aku harus ke Semarang atau ke Bandung bah.. terlalu berbeda dan bisa sangat menyusahkan kehidupanku kelak.
Dengan keyakinan yang mantap aku memutuskan menceritakan ide penulisan skripsiku itu ke teman satu kelas di kampus. Tepatnya setelah acara woro-woro tersebut kami berempat; Andi, Shofi, Zaki dan aku pastinya meluncur ke sekolah tersebut di Salatiga. Sempat tersesat karena belum sekalipun tau tempatnya dimana, akhirnya setelah muter-muter macam setrikaan ketemulah sekolah itu, sekolah yang benar-benar berbeda. Hampir dua jam kita muter-muter, keliling-keliling, melihat menyaksikan, mendengar merasakan sampai mewawancarai kepala sekolahan itu, memawancarai siswa-siswa disana dan melihat lebih dekat aktivitas pembelajaran yang mereka lakukan semakin bahagialah aku.
Aku dan Zaki positif memutuskan melakukan penelitian disekolah ini, Shofi dan Andi tidak sepakat dengan kami, mereka pikir penelitianku disekolah itu bukan hal yang mudah sekolah itu tertalu absurb menurut mereka namun tidak menurut aku dan Zaki. Sekolah yang berkonsep out of the book, sekolah yang cukup eksentrik, meskipun aku tipe orang yang sederhana namun segala hal yang eksentrik menarik perhatianku. Sekolah yang berkearifan lokal atau local wisdom dengan setting masyarakat pedesaan, peserta didik belajar dari lingkungan mereka sendiri, kelas? Tidak ada. Ya, tidak ada kelas di sekolah ini, kelas bisa dimana saja; di sawah, di gunung, di lapangan,di sungai di hutan sekalipun selama itu bernilai belajar maka itulah kelas mereka. Tidak ada kurikulum, tidak ada guru. Sekolah yang eksentrik kan?
1354970921307345242
Narsis Sehabis Belajar
Tapi disinilah letak menariknya. Aku harus menemukan system pembelajaran dan memberikan nama, mencari menganalisis menyusunya menjadi karya ilmiah. Ternyata benar menurut Shofi dan Andi aku akan mendapatkan kesulitan. Padahal dalam skripsi aku membutuhkan data-data otentik mengenai kurikulum, system pembelajaran, guru, sarana dan prasaran sekolah dan segala macam konsep sekolah secara umum, parahnya lagi dua dosen pembimbingku orang yang extraordinary perfect aku cukup kesulitan menyampaikan alur penelitianku. Bab I sudah mirip coretan anak-anak TK direvisi berkali-kali, coret sana-sini. Ini tidak sesuai, ini tidak ilmiah. Tidak konsisten dengan kerangka pemikiran dan sebagainya. Satu bulan hanya mengurusi Bab I agar sesuai dengan pemahaman dosen pembimbingku. Padahal menurut dosen yang lain mereka sepakat-sepakat saja dan bilang itu cukup bagus, namun aku harus menurut saja karena mereka dosen pembimbingku setidaknya tidak ada yang berubah secara radikal hanya perlu memperbaiki sesuai dengan pembenaran mereka.
Setelah berkutat dengan penelitian, berdebat dengan dosen-dosen pembimbingku, mencari referensi dan segala macam tetek bengek urusan skripsi akhirnya selesailah penelitianku, selesailah skripsiku, selesailah penderitaanku. Aku berhasil menyusun, memberikan model pembelajaran terbaru yang hal ini orosinal milik sekolah itu, setelah bertahan dari badai akhirnya aku selesai juga. Ujian pendadaran yang menegangkan namun berkesan tidak main-main dosen pengujiku mereka orang-orang terkeren difakultasku aku disidang untuk mempertahankan skripsiku cukup lama satu jam lebih aku menyanggah, menjawab, berdebat, menjelaskan berbagai macam mengenai tulisanku aku dinyatakan LULUS. Huff.. lega sekali. Langsung aku traktir temen setiaku Warni. Dia teman terbaik yang aku punya di kampus. Banyak berjasa, banyak membantu, tidak pernah marah dengan ejekanku, apa yang aku butuhkan lebih banyak bisa dari pada enggaknya. 
1354971040395559163
sekolah qaryah thayyibah seneng banged ngadain festival salah satunya ini dia makan besar bersama
Sekolah Ramah Anak: Desaku Sekolahku
setelah jungkir balik penelitian, berfikir dan merenungkan untuk menuangkan pengalaman dan temuan-temuan penelitian kedalam konsep tulisan ilmiah akhirnya inilah dia hasilnya; cek it out here we go..

Desaku Sekolahku Sekolah Qaryah Thayyibah terletak di Kalibening 3 kilometer dari terminal tinggkir Salatiga. Landsekape pedesaan yang bersahaja namun begitu potensial. Disekolah ini pembelajaran terbagi dalam dua dimensi:
Belajar di kelas; belajar dikelas adalah konsep belajar yang radikal untuk para peserta didik, mereka mempelajari materi pengetahuan secara lebih formal. Kelas juga berfungsi untuk membedakan jenjang pendidikan SMP atau SMU. berikut nama-nama kelas yang mereka namakan sendiri yang mewakili semangat dan cita-cita anak2 dalam belajar: Seed Education (I SMP), Rausyan Fikr (II SMP), Elektrokadiograf (III SMP), Star Image (I SMU), Smart Revo (II SMU), Paradise Of Full Colour (III SMU) dan Universitas Kehidupan Lanjutan SMU.
13549712301152463208
semangat berkarya di tingkat internasional anak2 Qaryah Thayyibah
Belajar di Forum Belajar; forum belajar merupakan laboratorium belajar. Forum ini merupakan forum lintas kelas. Ada Sembilan forum belajar yaitu; forum english, forum film, forum tata boga, forum sampah, forum sanggar, forum musik, forum wushu, forum komputer, dan forum tari tradisional 
Para peserta didik yang tergabung dalam forum-forum tersebut terbiasa mengerjakan proyek karya seperti membuat briket sampah pada forum sampah, mendaur ulang sampah pada forum sanggar, membuat desain seni pada forum komputer, membuat film documenter pada forum film, memanfaatkan taman botanical untuk pangan dan sebagainya. Intinya seluruh forum belajar itu secara tidak sengaja membuat siklus karya dalam belajar saling berkaitan satu sama lainya.
Konsep Evaluasi Evaluasi pembelajaran yang dikembangkan di sekolah QT berbentuk self training atau self evaluation. Para peserta didik sendirilah yang mengonsep evaluasi. Bentuk evaluasi yang dilaksanakan di sekolah QT berupa mengerjakan proyek pribadi/kelompok yang berkaitan dengan tema belajar, masing-masing mendapatkan tugas mengobservasi, meneliti lingkungan sekitar, dan membuat tesis dari hasil pengamatan tersebut sebagai tugas akhir semester. Konsep evaluasi yang dimaksud berupa hasil karya peserta didik.
Jenis evaluasi : Self evaluation atau evaluasi diri, Peer evaluationatau evaluasi teman sebaya (sesama peserta didik), Perform evaluation atau evaluasi kinerja dan Etiquette evaluation atau evaluasi etiket yang lebih mendekati pada ahlaq.

Nilai evaluasi Penialian yang diberikan sekolah QT menunjukkan apresiasi belajar kepada peserta didik melalui good, better, atau excellent disesuaikan dengan keseriusan dalam belajar dan karya yang mereka hasilkan. Nilai tunggi bukan merupakan jaminan seseorang bisa memberikan manfaat, yang bermanfaatlah yang paling bernilai bagus.
Wahana evaluasi Karena evaluasi yang dilaksanakan berupa karya peserta didik maka sekolah QT memiliki evaluasi pembelajaran yang beragam agar peserta didik terpacu dalam menghasilkan karya yang otentik, inovatif dan bermanfaat bagi lingkungan.
Mahkamah Ide; karya jenis tulisan (karya tulis)
· Apresiasi karya; pentas karya tingkat kelas atau tingkat forum per tiga bulan
· Gelar karya; perayaan, pertunjukan, dan pementasan karya seluruh peserta didik baik pribadi maupun kelompok setiap tahun.
· Galeri karya; rumah karya-karya peserta didik berfungsi sebagai dokumentasi karya-karya yang telah dihasilkan
1354971402908855112
Belajar bersama SPPQT (syarikat Peguyuban Petani Qaryah Thayyibah)
Salam Kearifan ^.~


***Jangan Lupa komentarnya Ya!!!***
***Terima Kasih***

Artikel Terkait:

Berita dan Informasi menarik lainnya Lihat Selengkapnya di + INDEKS BERITA
Share : Share Detail
0 Comments
Tweets
Komentar

Tidak ada komentar:

Berikan Komentar Anda

 
Support : Creating Website Praburakka
Copyright © 2012. Go Klik Information - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger