Saya Ucapkan Selamat Datang Di GoKlik-Information Jelajahi Informasi disini karena banyak informasi menarik dan layak untuk anda baca Terima kasih telah berkunjung

Latest Post

Lima Gim Asteroid Retro

 Thumbnail
Go Klik-Info,Cerita tentang asteroid selalu menarik untuk disimak. Peristiwa jatuhnya bebatuan kosmis berukuran satu sampai sepuluh meter itu baru-baru ini juga kembali beredar di berbagai media.

1. Asteroids
 
Gim ini dirilis Atari pada 1979. Asteroids masih menjadi gim video terpopuler sepanjang masa. Permainan ini sederhana, kumpulkan poin sebanyak mungkin dengan menghancurkan asteroid dan piring terbang.

2. Lunar Lander

Atari meluncurkan gim ruang angkasa berbasis vektor lain pada 1979. Meski tidak sepopuler Asteroid, Lunar Lander tetap asyik untuk dimainkan. Tujuannya adalah menyiapkan pendaratan di bulan. Pengumpulan poin berdasarkan seberapa mulus pendaratan.

3. Star Fox

Gim petualang ini mengikuti tim Star Fox dan Fox McCloud sewaktu mereka mempertahankan rumahnya melawan serangan jahat Andross. Anda harus melawan serbuan meteor dan asteroid.

4. Super R-Type

Dirilis untuk SNES pada 1991, Super R-type membuat ulang penembak gedung yang populer, yaitu R-Type II. Serangan ruang angkasa ini menampilkan banyak aksi, dari mulai serbuan asteroid sampai kapal alien.

5. Descent

Ketika dirilis pada 1994, Descent menampilkan karakter penembak tiga dimensi yang dikembangkan untuk DOS. Objeknya adalah mengarahkan serangkaian ranjau saat melawat robot penginfeksi virus. Hati-hati, ada berton-ton asteroid dan bebatuan ruang angkasa yang menghadang jalan Anda. (Mashable/Noy)
Share : Share Detail

Bahasa Bali Diadopsi Google

 Bahasa Bali adalah bahasa daerah kedua dipakai Google setelah Jawa.

Logo Google dengan sentuhan artistik khas Bali
Go Klik-Info,"Rahajeng rauh ring Google!" tulis Google dalam keterangan tertulis , 16 Februari 2013. Sapaan dalam Bahasa Bali itu artinya "Selamat datang di Google!"

Ya, Google baru saja menambahkan Bahasa Bali sebagai salah satu pilihan bahasa di laman Google Indonesia. Pengguna Internet yang mengunjungi laman google.co.id kini memiliki opsi untuk membaca teks dalam bahasa Bali maupun bahasa Indonesia, Jawa, dan Inggris.

Bahasa Bali adalah bahasa daerah kedua yang didukung Google di Indonesia setelah Bahasa Jawa. Sangat menarik.

Penerjemahan dilakukan pada bulan Maret dan April tahun lalu, melalui kerja sama antara Yayasan Dwijendra bersama BASAbali.org. Sebanyak 45 mahasiswa beserta ahli bahasa dari Universitas Udayana, Yayasan Dwijenda, serta Balai Bahasa membantu penyelenggaraan acara penerjemahan ini.

"Ini adalah kemajuan luar biasa bagi masyarakat Bali sebagai bagian dari alam semesta bahasa, dan kami berharap akan membantu mengembangkan Bahasa Bali, khususnya di kalangan anak muda masa kini," kata Windhu Sancaya, kepala ahli bahasa untuk BASAbali.org.

"Hal ini juga akan menciptakan kesadaran bagi mereka untuk melestarikan dan mengembangkan bahasa sebagai bagian dari kehidupan mereka di tengah-tengah globalisasi," imbuh Windhu.

Sementara itu, Google Indonesia Head of Country Rudy Ramawy mengatakan, ini adalah salah satu cara Google untuk melestarikan warisan budaya Tanah Air yang kaya budaya dan bahasa. "Kami sangat berterima kasih kepada Basa Bali untuk dedikasi mereka menerjemahkan antarmuka pencarian halaman depan Google," tutur Rudy.

"Sebagai bahasa daerah yang digunakan oleh empat juta orang, kami berharap bahasa Bali di Google akan memudahkan lebih banyak lagi pengguna Internet menemukan informasi yang mereka butuhkan," ucapnya.

Bahasa Bali akan tersedia di halaman depan Google, begitu juga hasil pencarian. Logo di laman depan pun dipermak Google dengan bubuhan artistik khas Bali. Namun, Bahasa Bali dikatakan tidak akan menjadi salah satu bahasa di Google Translate.
Share : Share Detail

Sharing folder atau file dengan komputer lain dengan Hamachi


koneksi lan dengan hamachi 


Go Klik-Info, Koneksi LAN pada umumnya menggunakan kabel dan merupakan koneksi lokal yang bisa terhubung tanpa harus terkoneksi ke internet. Kali ini saya coba memberikan solusi bagi anda yg ingin sharing folder atau file dengan komputer lain yang ada berada jauh dari lokasi anda. Misal anda di komputer rumah dan teman anda berada di kantor, syarat nya kedua komputer harus terkoneksi ke internet dan di keduanya sudah terinstall Hamachi.

Lalu apa itu Hamachi?

Hamachi adalah aplikasi Peer2Peer yang diluncurkan oleh LogMeIn yang dapat menghubungkan dua komputer atau lebih melalui jaringan internet untuk menjadi virtual network yang langsung dan aman. Hamachi bekerja dengan menginstall sebuah virtual networks interface pada komputer.

Cara pakai:

Download Hamachi Free klik disini
Setelah selesai download, langsung install.
Selesai install, launch Hamachi nya maka akan keluar seperti gambar di atas, klik tombol ON/OFF nya, tunggu hingga muncul IP address. Untuk komputer yang akan dijadikan host klik Network > Pilih Create a new network, masukkan nama network yg akan di pakai dan set password supaya aman sehingga orang lain tidak bisa masuk ke network group anda jika tidak tahu passwordnya. Kemudian untuk komputer yang akan join ke network klik Network > Pilih Join an existing network, masukkan network ID dan Password yg tadi anda set di komputer Host.

Ok, tunggu sebentar hingga terkoneksi dan icon berwarna hijau itu tandanya koneksi sudah siap digunakan.

Hamachi juga dapat digunakan untuk me-remote komputer di luar jaringan lokal, windows file sharing, memainkan multiplayer LAN games, webserver, private FTP dan lain-lain. Selamat mencoba
Share : Share Detail

Menambahkan Tekstur Flashing Light pada Foto Menggunakan Photoshop

Go Klik-Info,Flashing light umumnya ditemui pada foto-foto jepretan kamera DSLR yang diatur dalam berbagai setting sehingga menghasilkan efek cahaya tertentu. Nah, flashing light ini juga bisa digunakan untuk menambahkan kesan urban pada sebuah foto. Flashing light yang kebanyakan warnanya kuning kemerahan dan berupa garis-garis membentuk pola zig-zag ini ternyata juga hadir dalam berbagai warna lain serta pola yang beragam. Dalam tutorial kali ini, dengan menggunakan Adobe Photoshop, kita akan mencoba mempercantik tampilan sebuah foto.
  1. Siapkan 1 foto terbaik Anda, atau gambar apapun yang ingin diedit. Dalam tutorial ini, penulis akan gunakan foto untuk diedit. Buka file foto tersebut melalui Photoshop.
    membuka foto
    Menyiapkan foto
  2. Biar cantik, tentunya tetap edit foto supaya ketajaman warna tetap terjaga dan hasilnya lebih enak dipandang. Tidak perlu terlalu rumit, pilih Image > Adjustments > Curves atau tekan Ctlr + Magar warna asli lebih menonjol.
    tampilan curves
    Tampilan Curves
  3. Kemudian, masukkan tekstur flashing light yang dimaksud. Sebelumnya silahkan download tekstur flashing light yang diinginkan, bisa googling (keyword: light texture) atau download di deviantART. Buka file-nya dan copy (Ctlr + C ) tekstur serta paste (Ctlr + V) di atas filefoto. Kalau ukuran tekstur lebih kecil atau lebih besar daripada foto, sesuaikan hingga ukuran menyamai foto.
    memasukkan tekstur flashlight
    Memasukkan Tekstur Flashlight
  4. Berikutnya ubah mode layers menjadi mode Screen dengan klik pada tab Layers seperti di bawah ini.
    mengubah mode layers
    Mengubah Mode Layers
  5. Setelah mode layers diubah ke mode Screen, hasilnya adalah seperti pada gambar di bawah ini.
    tampilan setelah mengubah layers menjadi mode screen
    Tampilan Setelah Diubah Menjadi Mode Screen
  6. Merge (Ctlr + E) foto dan flash light yang sudah Anda buat.  ulangi penyesuaian curves (Ctrl + M) untuk hasil yang lebih tajam. Perlu diingat untuk tidak mengedit curves terlalu berlebihan, kulit yang terlalu putih tidak selalu bagus. Jadi pastikan foto tetap tampak senormal mungkin, curves hanya berfungsi untuk menonjolkan warna yang seharusnya.
    penyesuaian curves
    Penyesuaian Curves
  7. Terkadang setelah ditambahkan tekstur, hasilnya terasa kurang pas. Hal ini bisa diperbaiki dengan meng-crop foto hingga mencapai hasil yang diinginkan. Apabila hasil yang ditampilkan berukuran sama sisi/persegi, bisa ditampilkan sebagai avatar di akun social media Anda. Selamat mencoba!
    finishing
    Finishing Foto
Share : Share Detail

Membuat Efek Mosaic Menggunakan Photoshop

Go Klik-Info,Mosaic adalah seni membuat gambar dengan satu himpunan potongan-potongan kecil dari kaca berwarna, batu, atau bahan lainnya. Nah, kali ini penulis akan membuat efek mosaic dari susunan beberapa gambar yang akan menjadi suatu gambar baru dengan susunan tersebut menggunakan Adobe Photoshop CS5.
  1. Langkah pertama siapkan 4 gambar yang  berbeda sesuai keinginan Anda. Kali ini penulis menggunakan Hayley Williams (paramore). Kemudian gabung dan susun ke-4 gambar tersebut hingga membentuk persegi.
    Buka 4 Gambar Sesuai Keinginan Anda
    Penggabungan dan Penyusunan Gambar
  2. Ubah Adjusment susunan gambar tersebut menjadi Desaturate  dengan cara tekan Ctrl+Shift+U.
    Mengubah Adjusment Gambar Menjadi Desaturate
  3. Atur level warna gambar dengan cara tekan Crtl+L.
    Pengaturan Level Warna
  4. Ubah ukuran lembar kerja tersebut dengan cara tekan Ctrl+Alt+I hingga ukuran menjadi kecil yang nantinya akan berfungsi sebagai Pattern.
    Memperkecil Ukuran Lembar Kerja
  5. Berikutnya ubah gambar tersebut menjadi pattern dengan cara pilih Edit >Define Pattern, kemudian beri nama Hayley.
    Mengubah Menjadi Pattern
  6. Selanjutnya buka gambar baru lagi yang berfungsi sebagai gambar yang akan ditonjolkan nantinya.
    Membuka Gambar Baru
  7. Buat layer baru di dalam gambar baru tersebut.
    Membuat Layer Baru
  8. Langkah selanjutnya Pilih Edit >Fill. Kemudian ganti use menjadi Pattern.
    Mengubah Use Menjadi Pattern
    Tampilan Setelah Diubah Menjadi Pattern
  9. Pada pattern tersebut ganti Blending Option mode Normal menjadi Overlay.
    Mengubah mode normal menjadi Overlay
    Nah, mudah bukan membuat efek mosaic menggunakan Adobe photoshop CS5?
    Selamat berkreasi.
    Hasil efek mosaic menggunakan Adobe Photoshop CS5
Share : Share Detail

Memotong Foto Lebih Rapi dengan Pen Tool dan Channel Masking

Go Klik-Info,Memotong sebuah foto dan mengganti background-nya adalah merupakan salah satu pekerjaan dasar dalam menggunakan software grafis Adobe Photoshop. Tetapi untuk memotong foto secara lebih rapi dan detail sampai pada bagian rambut tentunya membutuhkan kerja sedikit ekstra. Berikut akan saya jelaskan tutorial untuk memotong foto secara lebih rapi dengan menggunakan dua cara utama yaitu Pen Tool dan Channel Masking. Untuk mengikuti tutorial ini saya asumsikan bahwa Anda sudah mengerti untuk menggunakan Pen Tool, minimal dasar penggunaannya. Baiklah mari kita mulai :) .

Tutorial

  1. Buka file gambar “sample photo.jpg” yang sudah Anda unduh pada link di Detail Tutorial.
    buka file
    Buka File Gambar
  2. Mari kita mulai untuk memotong fotonya, pilih Pen Tool  pada ToolBox di sebelah kiri layar kerja Adobe Photoshop. Pen Tool berguna untuk membuat seleksi path yang bisa diatur fleksibilitasnya sehingga dapat mengikuti alur foto yang ingin kita potong secara lebih rapi.
    pilih Pen Tool
    Pilih Pen Tool pada ToolBox
  3. Gunakan Pen Tool hanya untuk memotong foto bagian tubuh dan tangan saja. Jadi abaikan bagian rambut karena kita akan menggunakan cara Channel Masking. Oke kita zoom dulu fotonya dengan menekan  CMD dan + pada keyboard (Ctrl untuk Windows) agar bisa menggunakan Pen Tool lebih presisi. Mari mulai gunakan Pen Tool, klik dan tahan sampai titik path-nya mengeluarkan lengan node mengikuti alur bagian yang ingin kita potong. Terus klik dan klik lagi untuk menambah titik-titik path, Tahan Spasi (Space) untuk mengganti ke Hand Tool secara cepat dan geser fotonya dengan men-klik pada mouse.
    Menggunakan Pen Tool
    Menggunakan Pen Tool
    Note :
    Gunakan dan tahan Alt untuk mengubah posisi lengan node.
    Gunakan dan tahan CMD (Ctrl pada Windows) untuk memindah posisi titik-titik path.Tekan CMD+Z untuk men-undo langkah Anda HANYA satu kali kebelakang.
    Lanjutkan dengan Alt+CMD+Z untuk men-undo langkah Anda berkali-kali ke belakang (hanya sampai 27 langkah/history).
  4. Terus lanjutkan path-nya mengikuti alur foto yang ingin Anda potong. Sambungkan path-nya dengan titik node yang Anda buat pertama kali. Seleksi path kurang lebih akan seperti pada gambar.
    Seleksi Path
    Seleksi Path
    Note :
    Ingat! Pada bagian rambut biarkan path-nya tidak rapi karena kita menggunakan cara Channel Masking untuk memotongnya.
  5. Oke setelah path-nya sudah tersambung, kondisi tool tetap pada Pen Tool silahkan klik kanan dan pilih opsi Make Selection dan isikan Feather Radius dengan 0.2 pixels lalu tekan OK. Setelah itu akan muncul garis seleksi putus-putus menggantikan garis path.
    make selection
    Make selection > isi Feather Radius
  6. Agar bisa dihapus background-nya kita harus mengubah layer background yang terkunci menjadi layer biasa. Dengan cara pada menu LAYERS disebelah klik dua kali pada layer bar background. Akan muncul popup “New Layer”,silahkan ganti nama layer menjadi “photo”.
    ubah nama layer
    Ubah Layer Background Terkunci Menjadi Biasa
  7. Untuk menghapus pada bagian background-nya, silahkan pilih menu Select > Inverse pada Menu Bar.
    Inverse
    Select > Inverse
  8. Maka akan muncul garis seleksi yang baru, silahkan tekan tombol Delete pada keyboard. Bagian background akan terhapus dan hanya menyisakan bagian foto yang kita inginkan. Pilih menu Select > Deselect untuk menghilangkan garis seleksinya.
    Hapus Background
    Menghapus Background
  9. Selanjutnya lakukan cara memotong dengan Pen Tool lagi untuk bagian di sela-sela tangan dan jari. Lihat titik merah pada gambar.
    titik merah
    Titik Merah
  10. Path-nya sudah tersambung, klik kanan dan pilih opsi Make Selection dan isikan Feather Radius dengan 0.2 pixels lalu tekan OK. Langsung saja tekan Delete karena pada bagian itu yang ingin kita hilangkan. Lakukan langkah ini juga pada bagian sela jari.
    Make Selection > isi Feather Radius
    Make Selection > isi Feather Radius
  11. Selanjutnya kita fokus untuk memotong bagian rambut. Kali ini menggunakan cara Channel Masking. Pilih menu CHANNELS disebelah kanan layar kerja Anda. Akan muncul tampilan list 4 layer yaitu : RGB, Red, Green dan Blue. Prinsip Channel Masking adalah dengan memilih salah satu dari 3 layer (Red, Green atau Blue) yang mana kontras warna rambut dan background lebih menonjol. Pada kasus ini saya memilih layer Blue karena kontrasnya lebih tinggi (warna rambut lebih gelap dan background tetap putih).
    Memotong Rambut
    Memotong Rambut Menggunakan Channel Mixer
  12. Buat duplikat layer Blue dengan cara klik dan drag menuju icon New Layer (disebelah kiri icon Delete). Maka otomatis akan membuat layer baru yaitu layer Blue Copy. Kita akan bekerja untuk membuat Mask-nya pada layer ini.
    duplikat copy
    Duplikat Layer Blue
  13. Kita akan blok warna hitam pada bagian tubuh, muka, sedikit rambut dan tangan. Untuk melakukan ini saya menggunakan Pen Tool. Setelah garis seleksi aktif, tekan Alt + Delete untuk mem-blok warna hitam (dengan catatan : warna foreground-nya sudah di sett dengan warna hitam. Lihat pada gambar!).
    Memblok warna hitam
    Memblok Warna Hitam pada Bagian Tubuh
  14. Oke bagian tubuh sudah diblok dengan warna hitam,selanjutnya bagian rambut. Untuk itu dibutuhkan sedikit ketelitian, mari ambil nafas dulu :). Untuk selanjutnya pilih menu Image > Adjustments > Levels pada Menu Bar.
    memblok warna hitam bagian rambut
    Image > Adjusment > Levels
  15. Akan terbuka popup menu Levels, pilih icon sample in image to sett Black Point. Lihat pada gambar!
    Atur Point Black
    pilih sample in Image to sett Black point
  16. Kursor mouse kita akan berubah menjadi pipet berwarna hitam. Klik pada bagian rambut yang dirasa masih belum terblok hitam secara sempurna. Lihat titik-titik merah pada gambar dan perubahannya menjadi lebih hitam setelah diklik pada bagian-bagian tersebut. Jika dirasa sudah maksimal, silahkan tekan OK.
    klik pada rambut yang belum terblok
    Klik pada Rambut yang Belum Terblok
  17. Pada bagian ujung-ujung rambut pastinya masih belum terblok sempurna dengan warna hitam. Lanjutkan pada ToolBox pilih tool Burn Tool dan set ukuran brush-nya dengan 20 pixels. Sapukan pada bagian ujung-ujung rambut hingga terblok dengan warna hitam sempurna. Lihat pada gambar untuk hasil maksimal tampilan bloknya.
    Blok dengan brush
    Blok dengan Burn Tool pada ujung rambut
  18. Oke setelah kita lihat sudah terblok sempurna pada bagian rambut, selanjutnya mengaktifkan garis seleksi dengan menekan CMD+klik kiri (Ctrl untuk Windows) pada kotak avatar layer Blue Copy. Maka garis seleksi akan aktif, selanjutnya pindah pada tab menu LAYERSdan klik pada layer photo. Bila benar gambar foto akan kembali berubah menjadi berwarna dan garis seleksi tetap aktif.
    Ubah menjadi gambar berwarna
    Ubah Menjadi Gambar Berwarna
  19. Selanjutnya pilih menu Select > Modify > Feather pada Menu Bar. Otomatis akan membuka popup menu Feather Selection. Isikan Father Radius-nya dengan 0.2 pixels lalu tekan OK. Selanjutnya tekan Delete pada keyboard untuk menghapus background-nya. Done! Kita telah berhasil memotong pada bagian rambut secara lebih rapi dan detail.
    hasil potongan dengan rapi
    Hasil Potongan
  20. Silahkan buka lagi file “Background.jpg” yang sudah Anda unduh tadi. Drag gambar background-nya dan tempatkan pada layer dibawah layer “photo”. Sedikit retouch pada foto, pertama pilih menu Image > Adjustments > Curves pada Menu Bar dan isikan Output-nya dengan 130 dan Input-nya dengan 150 lalu tekan OK. Yang kedua pilih menu Image > Adjustments > Levels dan isikan input kolom yang tengah dengan 0.81 lalu tekan OK.
    retouch pada hasil potongan
    Retouch pada Hasil Potongan
  21. Yeah! Selesai, simpan file-nya dengan menekan CMD+S (Ctrl untuk Windows) atau pada Menu Bar pilih File > Save.
    Simpan gambar
    Hasil Akhir

Penutup

Bagaimana, cukup mudah bukan? memang dibutuhkan sedikit ketelitian dan kesabaran dalam proses path-nya dan memblok warna hitam untuk cara “Channel Masking”. Terus mencoba dan pahami setiap prosesnya, lama-kelamaan Anda akan menjadi mahir. Practise make Perfect, right?
 
Share : Share Detail

Tutorial Photoshop: Membuat Label CD

Go Klik-Info,Kecanggihan teknologi masa kini memungkinkan kita untuk memiliki CD berisi file-file kesukaan kita. CD tersebut bisa digunakan untuk back up file kuliah, koleksi foto, music playlist, atau mungkin film? Apapun itu tentunya kita tidak ingin CD-nya tertukar karena tidak memiliki label nama di atasnya. Menulisnya dengan spidol khusus memang cara yang praktis, tapi apa salahnya mempercantiknya dengan desain yang suka-suka? Melalui tutorial ini kita akan belajar bagaimana membuat label pada CD buatan sendiri.

Buat Lembar Kerja Baru

Ukuran Lembar Kerja
Ukuran Lembar Kerja
Buka Adobe Photoshop dan buat halaman baru berukuran 1370×1370 pixels. Pastikan resolusi berukuran 300dpi, ukuran ini mengindikasikan kualitas gambar yang ready to print (baca: tidak akan pecah).

Buka Gambar Background

Buka Gambar Latar Belakang
Buka Gambar Latar Belakang
Buka file gambar yang ingin digunakan (sebisa mungkin gunakan gambar yang tidak kurang dari 1370×1370 atau hasilnya akan blur saat diperbesar), copy (ctrl+C) dan paste (ctrl+V) di atas file baru yang sudah dibuat tadi. Apabila gambar yang digunakan melebihi atau kurang dari ukuran file baru, silahkan ubah ukuran dan posisinya menggunakan Move Tool. Pastikan isi gambar yang akan dimunculkan tidak keluar dari tepi file.

Buka File Template

Buka File Template
Buka File Template
Buka file Template, copy (Ctrl+C) dan paste (Ctrl+V) di atas layer gambar.

Membuat Header

Membuat Header
Membuat Header
Ubah Opacity layer Template menjadi 46% (atau berapapun) sampai terlihat transparan. Di bawah layer Template, buat layer baru (klik layer Background dan klik tombol New Layer, layer baru akan muncul di atasnya) dan buat header untuk tempat tulisan menggunakan Rectangle Tool. Jangan lupa memilih warna yang diinginkan terlebih dahulu.

Membuat Tulisan

Membuat Tulisan
Membuat Tulisan
Klik layer Template kembali dan klik Type Tool untuk mulai membuat tulisan.

Seleksi Area Template Label CD

Seleksi Area Template
Seleksi Area Template
Klik layer Template dan klik Magic Wand Tool, klik kursor di area yang transparan dan hasilnya akan membentuk garis putus-putus seperti pada gambar.

Merge layer

Merge Layer
Merge Layer
Berikutnya, klik layer Head (header) dan Merge Down (ctrl+E) atau klik kanan layer dan pilih opsi Merge Down.

Menghapus Bagian Luar Label CD

Menghapus Bagian luar CD
Menghapus Bagian luar CD
Klik kanan halaman dan pilih opsi Select Inverse, kini area yang diseleksi adalah area di luar area transparan. Klik tombol Delete pada keyboard, pastikan layer Background sudah terpilih.

Menghapus Template

Menghapus Template
Menghapus Template
Sekarang gambar sudah membentuk lingkaran CD, tinggal menghapus warna transparan. Klik logo mata di samping layer Template, hilangnya logo akan diikuti dengan hilangnya warna transparan.

Flatten Image

Flattern Image
Flatten Image
Klik kanan layer apapun (kecuali layer text dan yang sudah disembunyikan/hidden) dan pilih opsi Flatten Image.

Hasil Akhir Label CD

Hasil Akhir Label CD
Hasil Akhir Label CD
Label CD sudah jadi dan siap dicetak.

Penutup

Pada tutorial ini gambar yang digunakan memang bukan foto melainkan tekstur sehingga tidak perlu melakukan penyesuaian posisi. Sebagai referensi, berikut contoh-contoh lain yang menggunakan foto dan tekstur lain.
Referensi
Selamat mencoba! :)
Share : Share Detail
 
Support : Creating Website Praburakka
Copyright © 2012. Go Klik Information - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger